Program Pendampingan Masyarakat Tani Melalui Pembuatan Pupuk Kompos Padat Dari Limbah Kotoran Sapi Dengan Metoda Fermentasi Menggunakan EM4 di  Paok Lombok Kabupaten Lombok Timur NusaTenggara Barat

(Farming Community Assistance Program by Making Solid Compost Fertilizer from Cow Manure Using the Fermentation Method Using EM4 in Paok Lombok, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara)

Authors

  • Ahmad Fadli Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Author
  • R. Didi Kuswara Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Author
  • Zulkarnain Gazali Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Author
  • Siti Wardatul Jannah Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Author
  • Maya Ekaningtias Maya Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Author
  • Nening Listari Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Author
  • Nurmiati Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Author
  • Reni Andriani Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Author
  • Samiin Hadi Harianto Program Studi Pendidikan Fisika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Hamzanwadi Author

DOI:

https://doi.org/10.62588/ahjpm.2024.v2i2.0170

Keywords:

Fermentation, Waste, Compost, Cow Manure, Farming Communities.

Abstract

Activities for the community were carried out by the Biology Education Study Program PkM team together with students in Paok Hamlet, East Lombok, Paok Lombok Village, Suralaga District, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara through counseling and training for farmer groups on how to make compost fertilizer from cow dung waste. The objectives of this activity include; first, provide understanding and skills to farmers to maximize the use of organic fertilizers rather than chemical fertilizers, second, provide skills to local communities on how to make compost from cow dung waste and third, help local communities to increase crop yields and income from the agricultural sector. The method used in this community service is the method of socialization, discussion and training on how to use cow dung as an ingredient in making compost fertilizer. During the activity process, the participants were quite enthusiastic about taking part in the training, this was also because many local people did not know and understand that cow dung could be processed into compost which was environmentally friendly and able to increase their agricultural yields. In general, the results obtained in this service activity are that participants have initial knowledge, understanding and skills regarding the use of cow dung as compost fertilizer which is very useful for increasing agricultural yields. Apart from that, of course service participants are able to make compost from cow dung waste and how to apply it to plants. During the activity, a limited amount of compost was produced as an example for the participants and a reference for them to make compost again.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, R., Nashruddin, M., & Parmi, H. J. (2022). Pemanfaatan Kotoran Sapi Dengan Dekomposer Microbacter Alfaafa-11 Sebagai Bahan Pupuk Organik. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(6), 4506–4514.

Asiyah, D. N., Dicky Willian, R., Kusumaratih, N. A., & Sa’diah, D. N. (2019). Pemanfaatan Sampah Dapur Sebagai Mikroorganisme Lokal (Mol) Untuk Mengurangi Penggunaan Pupuk Kimia Di Desa Serayu Larangan Kabupaten Purbalingga. Universitas Negeri Semarang. Https://Kkn. Unnes. Ac. Id/Lapkknunnes/32004_3303082019_6_Desa% 20_202 00920_173252. Pdf.

Bolly, Y. Y., Wahyuni, Y., Apelabi, G. O., & Nirmalasari, M. Y. (2021). Pelatihan pembuatan pupuk organik padat berbahan dasar lokal untuk mewujudkan pertanian organik ramah lingkungan di kelompok tani alam subur desa waigete. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 87–91.

Darwis, A. M., Manyullei, S., Al Muktadir, M. I., Haq, C. A., Sari, A., & Tasrah, T. N. (2022). Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Dari Sampah Organik Sebagai Reintervensi Masalah Sampah Di Desa Kalukubodo Kabupaten Takalar. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 135–141.

Dewandari, D. A., Ainiyah, W., Natalie, L., Halimatussa’diyah, C. N., & Arifianto, M. Z. (2023). Sosialisasi Dan Pembuatan Alat Komposter Sebagai Upaya Pengelolahan Limbah Organik Rumah Tangga Di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Jurnal Teknologi Pangan Dan Ilmu Pertanian, 1(2), 43–55.

Dewi, D. S., & Afrida, E. (2022). Kajian Respon Penggunaan Pupuk Organik oleh Petani Guna Mengurangi Ketergantungan Terhadap Pupuk Kimia. All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety, 2(4), 131–135.

Dinata, H., & Hidayat, R. (2023). Pengolahan Limbah Organik Untuk Pembuatan Pupuk Kompos Dan Pupuk Organik Cair Di Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Sinergi: Jurnal Pengabdian, 5(1), 9–13.

Djuarnani, I. N. (2005). Cara cepat membuat kompos. AgroMedia.

Farid, M. (2020). Pendampingan pengelolaan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik kepada peternak sapi di Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh Lumajang. Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 59–74.

Fawaiz, I., Afifaqo, J., Khikmah, N., Nuridayanti, L., & Rahayu, C. D. (2023). Inisiasi Pengolahan Limbah Kentang menjadi “PUKITA”(Pupuk Cair Organik Kulit Kentang) sebagai Strategi Mitigasi Pengelolaan Sampah Berbasis Pertanian. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(3), 781–788.

Fevria, R., Vauzia, V., Selaras, G. H., & Edwin, E. (2021). Pelatihan Pembuatan Kompos dari Sisa Daun Kempaan Gambir di Nagari Koto Baru Korong Nan Ampek. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 220–224.

Hapsari, A. Y., & Chalimah, S. (2013). Kualitas dan kuantitas kandungan pupuk organik limbah serasah dengan inokulum kotoran sapi secara semianaerob. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Harahap, M. (2021). Pengaruh Dosis Pupuk Kimia yang Dicampur dengan Kompos Mucuna bracteata dan Pemberian POC Daun Gamal Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.). Universitas Medan Area.

Ilhamiyah, I., Kirnadi, A. J., Yanto, A., & Gazali, A. (2021). Pemanfaatan Limbah Urine Sapi Sebagai Pupuk Organik Cair (Biourine). Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, 7(1).

Indriyani, N., Heremba, S., Agustian, I., Salim, M., Ma’arif, S., Resky, I., & Panjaitan, T. (2022). Pemanfaatan Kotoran Ternak Sebagai Biogas Dan Pupuk Organik Di Desa Klasmelek. Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat, 5(1), 69–74.

Junaedi, M. R., Rahma, A., Ayu, S., & Marcello, C. (2023). Pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 4(1), 300–306.

Kololikiye, G. R., Alfitra, M. S., Dinatha, R. A., Septina, A., Khusna, A. M., Karimah, J., Ramdany, K., Hidayat, M. T., Sunaryo, V. F., & Firmandika, Y. (2022). Penggunaan Pupuk Kompos dengan Memanfaatkan Ampas Rempah sebagai Bahan Utama Pembuatan Eco Enzyme. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 3(2), 139–143.

Manurung, F. S., Nurchayati, Y., & Setiari, N. (2020). Pengaruh pupuk daun Gandasil D terhadap pertumbuhan, kandungan klorofil dan karotenoid tanaman bayam merah (Alternanthera amoena Voss.). Jurnal Biologi Tropika, 1(1), 24–32.

Muzammil, M. H. (2023). Potensi Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak Sapi Sebagai Pupuk Kompos Ramah Lingkungan. Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi, 2(4), 992–996.

Nenobesi, D. (2017). Pemanfaatan limbah padat kompos kotoran ternak dalam meningkatkan daya dukung lingkungan dan biomassa tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Jurnal Pangan, 26(1), 43–56.

Oesman, R. (2022). Cara Menanam Jahe di Dalam Polybag dengan Menggunakan Pupuk Kompos dan Tanah. Journal Liaison Academia and Society, 2(2), 66–71.

Priotomo, G. B., & Widyawati, N. (2024). Efektifitas Kompos “Lampislur” Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.). Jurnal Pertanian Agros, 26(1), 4597–4605.

Rahmah, U. A. (2021). Pengaruh Waktu Fermentasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Kasgot Terhadap Kandungan Unsur Hara. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Ratnasari, S., Fitriawan, F., & Miftahudin, M. (2022). Fasilitasi Peternak Kambing Dalam Pembuatan Pupuk Kompos di Desa Ngreco Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 3(1), 147–155.

Setiani, V., Kristina, D. M., Armesta, L., Amien, A. C., & Defrianto, M. (2023). Analisis Kandungan CNPK dari Hasil Pemanfaatan Sampah Sisa Makanan Menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL), 5(1), 38–44.

Sinaga, C. O., Fahmi, M. N., Andari, S., Harefa, M. S., & Hidayat, S. (2023). The Pembuatan Eco-Enzyme Dari Limbah Organik Buah Dan Sayur Sebagai Pupuk Organik Cair: Studi Kasus Pasar Raya Medan Mega Trade Centre (MMTC). Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara, 2(4), 141–146.

Sutrisno, E., Wardhana, I. W., Budihardjo, M. A., Hadiwidodo, M., & Silalahi, R. I. (2020). Pembuatan pupuk kompos padat limbah kotoran sapi dengan metoda fermentasi menggunakan em4 dan starbio di Dusun Thekelan Kabupaten Semarang. Jurnal Pasopati, 2(1).

Suyanto, A., Setiawan, S., & Astar, I. (2023). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Petani Terhadap Inovasi Teknologi Budidaya Tanaman Sayuran Semi Organik Di Kota Madya Pontianak. Jurnal Bhakti Masyarakat FPST, 1(1), 22–27.

Syaiful, A. Z., & Tang, M. (2020). BOKASHI: Pemanfaatan Limbah Padat Sebagai Pupuk Bokasih.

Tohit, K. (2020). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max l.) Dengan Pemberian Dosis Bokashi Kotoran Ayam Dan Sapi. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Usman, U., Hasan, H., Kaharm, M. A., & Elihami, E. (2021). Pemanfaatan kotoran ternak sebagai bahan pembuatan biogas. Maspul Journal Of Community Empowerment, 3(1), 13–20.

Wardana, L. A., Lukman, N., Mukmin, M., Sahbandi, M., Bakti, M. S., Amalia, D. W., Wulandari, N. P. A., Sari, D. A., & Nababan, C. S. (2021). Pemanfaatan Limbah Organik (Kotoran Sapi) Menjadi Biogas dan Pupuk Kompos. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(1), 201–207.

Wardoyo, S., & Anwar, T. (2021). Perbedaan Penggunaan Komposter An-Aerob dan Aerob Terhadap Laju Proses Pengomposan Sampah Organik. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(3), 251–255.

Downloads

Published

2024-06-10

Issue

Section

Articles

How to Cite

[1]
Ahmad Fadli et al. 2024. Program Pendampingan Masyarakat Tani Melalui Pembuatan Pupuk Kompos Padat Dari Limbah Kotoran Sapi Dengan Metoda Fermentasi Menggunakan EM4 di  Paok Lombok Kabupaten Lombok Timur NusaTenggara Barat: (Farming Community Assistance Program by Making Solid Compost Fertilizer from Cow Manure Using the Fermentation Method Using EM4 in Paok Lombok, East Lombok Regency, West Nusa Tenggara). Al Hayat: Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2, 2 (Jun. 2024), 128–137. DOI:https://doi.org/10.62588/ahjpm.2024.v2i2.0170.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >>